Differences Flight Operations Officer (FOO) Training

Adalah diklat yang diselesaikan oleh setiap Personil Penunjang Operasi Penerbangan (Flight Operations Officer) yang memenuhi syarat (qualified) dan sebelum personil melayani dalam kapasitas yang sama pada variasi pesawat tertentu.

Proses Diklat

  1. Medical Examination*, adalah ujian kesehatan yang dilakukan oleh seluruh personil penerbangan yang diselenggarakan oleh Balai Kesehatan Penerbangan Kemayoran, Jakarta;
  2. Ground Training, adalah proses pembelajaran tentang Aircraft Type Rating bagi Personil Penunjang Operasi Penerbangan (Flight Operations Officer);
  3. Internal Examination, adalah ujian yang dilakukan oleh Dirgantara Training Center untuk mengukur kemampuan maupun keterampilan peserta didik setelah dilakukannya ground training dan hasil tersebut akan diajukan ke Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) serta syarat untuk mengikuti ujian tulis negara (DGCA Ground and Type Rating Examination);
  4. DGCA Type Rating Examination, adalah ujian tulis negara yang dilaksanakan oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU);
  5. On Job Training (OJT), adalah praktik kerja lapangan maupun familiarization flight di maskapai penerbangan; dan
  6. DGCA Competency Check, adalah ujian praktik negara yang dilaksanakan oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU).

Durasi Diklat (16 Hari)

  1. Ground Training (8 hari);
  2. Internal Examination (1 hari);
  3. DGCA Type Rating Examination (1 hari);
  4. On Job Training (5 hari); dan
  5. DGCA Competency Check (1 hari).

Pilihan Aircraft Type Rating

  1. Airbus 320 Family (A320F);
  2. Boeing 737 Classic/Series (B737CL or Series); atau
  3. Boeing 737 Next Generation (B737NG).

 

Catatan:

  • Bagi Personil Penunjang Operasi Penerbangan (Flight Operations Officer) yang mempunyai sertifikat kesehatan (medical certificate) masih berlaku (valid) tidak perlu untuk melakukan ujian kesehatan (medical examination).